Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Renungan Jumat pekan ke-III Prapaskah

Kitab Hosea (14:2-10)    dan Markus (12:28b-34) Hari ini muncul pertanyaan penting yang diajukan kepada Tuhan Yesus, "Perintah manakah yang paling utama?" Jawaban Tuhan “Hukum yang terutama ialah: Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Kedua printah ini adalah hukum terutama dalam kehidupan beriman. Kedua printah ini merupakan satu rangkaian yang saling terkait dan tak terpisahkan. Bagaimana kita mengasihi Allah? Mengasihi Allah saudara/I terkasih bukan saja dengan taat berdoa dan beribadah, tapi juga taat untuk mengasihi sesama seperti dirimu sendiri. Mengasihi sesama seperti dirimu sendiri berarti mengasihi sesama dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. karena apa? Karena mengasihi sesama yang sedarah, sekeluarga, sealiran ...

Puasa Yang Benar

Ada muncul petanyaan dari Umat Allah kepada Allah sendiri:  "Kami berpuasa, mengapa Engkau tidak memperhatikannya juga? Kami merendahkan diri,  mengapa Engkau tidak mengindahkannya juga?"  Allah menjawab: Camkanlah!Pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu, dan kamu mendesak-desak semua buruhmu. Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi  serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan cara berpuasa seperti ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.    Puasa seperti apa sebenarnya yang dikehendaki Allah. Kita perlu menyadari dan memahami bahwa puasa   menyangkut soal  menyelaraskan sikap dan kehendak kita dengan kehendak Allah. Artinya Puasa bukan sekedar kewajiban Agama, tetapi lebih dari itu puasa adalah sebuah kesempatan kita untuk bertobat dengan mulai menghidup nilai-nilai injili:Iman, Harap dan Kasih dalam kehidupan kita dengan sesama. Nabi Yesaya menegaskan :...

Misa Pemberkatan Gua Maria

Gambar
PERAYAAN EKARISTI PEMBERKATAN GUA DAN PATUNG MARIA RATU PARA MALAIKAT KURUBHOKO KURUBHOKO, 25 MARET 2019 RITUS PEMBUKAAN Tanda Salib dan Pengantar I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus U. Amin I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus bersamamu U. Dan bersama rohmu   Pengantar Seruan Tobat Doa Pembukaan I. Marilah kita berdoa: (hening sejenak) I. Ya Allah, Engkau memberikan anugerah keselamatan abadi kepada umat manusia dengan bantuan doa Santa Perawan Maria. Maka kami mohon, semoga kami merasakan pertolongannya karena melalui dia kami diperkenankan menerima Putra-Mu, sumber kehidupan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.  U. Amin. LITURGI SABDA Bacaan (Why 11:19a; 12:1-6a.10ab)  "Seorang perempuan berselubungkan matahari dengan bulan di bawah kakinya." L. Bacaan dari Kitab Wahyu: Aku, Yohanes, melihat Bait Suci Alla...