Renungan Jumat pekan ke-III Prapaskah
Kitab
Hosea (14:2-10) dan Markus (12:28b-34)
Hari ini muncul pertanyaan penting yang
diajukan kepada Tuhan Yesus, "Perintah
manakah yang paling utama?" Jawaban Tuhan “Hukum yang terutama
ialah: Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap
jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. Dan
hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Kedua printah ini adalah hukum terutama dalam kehidupan beriman. Kedua printah
ini merupakan satu rangkaian yang saling terkait dan tak terpisahkan. Bagaimana
kita mengasihi Allah? Mengasihi Allah saudara/I terkasih bukan saja dengan taat
berdoa dan beribadah, tapi juga taat untuk mengasihi sesama seperti dirimu
sendiri. Mengasihi sesama seperti dirimu sendiri berarti mengasihi sesama dengan
segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan
dengan segenap kekuatanmu. karena apa? Karena mengasihi sesama yang sedarah,
sekeluarga, sealiran dan sepaham itu muda, namun mengasihi orang lain yang
berbeda bahkan musuh itu butuh kekuatan, akal budi dan hati, namun, seperti kata
ahli taurat, jauh lebih berharga dari pada semua korban bakaran dan
korban sembelihan.
Umat
Allah yang terkasih, kita akui seringkali kita gagal dalam menghayati hukum kasih
dalam kehidupan kita. Karena itu saya mengulangi lagi seruan Nabi Tuhan Hosea
dalam bacaan pertama “Bertobatlah kepada Tuhan, Allahmu, sebab engkau telah
tergelincir karena kesalahanmu. Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan
bertobatlah kepada Tuhan! katakanlah kepada-Nya: "Ampunilah segala
kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan
pengakuan kami. Bertobatlah dan akuilah dosa kita di hadapan Tuhan,
salam sakramen pengakuan. Dan jadilah orang yang lebih baik di masa depan. Dengan
demikian berkat Allah akan berlimpa atasmu. Kemuliaan kepada bapa…
Komentar
Posting Komentar