Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Renungan Minggu 29 April 2018

Bacaan I Kis. 9:26-31 Bacaan II Yoh. 15:1-8 Renungan Bacaan pertama melukiskan gejolak atau hura-hara yang terjadi dalam jemaat Kristen Perdana setelah mendengar kabar tentang pristiwa pertobatan Paulus. Ada yang percaya dan ada yang tidak percaya mendengar bahwa orang kejam seperti Paulus bertobat. Paulus dikenal sebagai murid dari   Gamaliel seorang guru yang disegani oleh kaum Farisi. Fanatisme yang ada dalam diri Paulus mendorong dia untuk melakukan tindakan penganiayaan terhadap para pengikut Kristus. Dia mengejar, menganiaya dan mengancam para murid Kristus. Pamornya itu sudah terdengar diantara orang Kristen Perdana. Sehingga tidak heran banyak jemaat Kristen pertama yang tidak percaya begitu saja kabar tentang pertobatan Paulus. Bahkan dia dicap sebagai penganiaya orang kristen.

Taman Baca Efata Kurubhoko : Gerakan Mengenal Nusantara dan Dunia

Gambar
Ungkapan “Membaca adalah Jendela Dunia” bukanlah ungkapan kosong. Untuk memahami dan mengetahui seluk beluk tentang dunia,   jagat raya dan manusia kita perlu membaca banyak buku (Antropologi, sains, Psikologi dan masih banyak lagi). Karena itu, membaca harus menjadi   salah satu kemampuan dasar yang harus dilatih dan dipelajari. Kemampuan membaca melibatkan banyak daya manusia dan memiliki aturan khusus yang berlaku umum. Membaca bukan sekedar melafal kata yang kemudian merangkai kalimat. Membaca juga bukan sekedar melafalkan huruf, tetapi juga termasuk memahami tanda-tanda, gambar dan simbol. Membaca melibatkan kemampuan untuk melihat,   memahami dan kemudiaan menyimpulkan. Karena itu, melatih kemampuan membaca tidak akan berhenti. Taman Baca Efata Kurubhoko Nama perpustakaan ini "Taman Baca Efata Kurubhoko" menyimpan harapan besar dari gereja katolik Kurubhoko. Kata "taman"mengandung arti ruang atau rumah atau  tempat bersenang-senang tanpa tekanan atau...

Refleksi Malam Paskah 2018

       Tindakan Tuhan Yesus yang menanggalkan jubah dan mencuci kaki para murid pada Upacara   K amis Putih; Tindakan pengorbanan berdasarkan kesetiaan pada kehendak Allah demi keselamatan banyak orang pada perayaan Jumaat Agung dan pristiwa besar kebangkitan Tuhan Yesus Kristus yang pada malam ini kita kenangkan dan rayakan hendak mengajak kita untuk keluar dari kegelapan kuburan yang seringkali membawa kesedihan, penderitaan, kecemasan dan ketakutan menuju terang. Kubur yang gelap selalu identik dengan suasana angker, ketakutan, suram, kesedihan, kehidupan lama yang penuh dosa. Kebangkitan Kristus membuka pintu kubur bagi kita. Saatnya kita keluar dari sana menuju terang. Selama ini mungkin kita terkubur dalam   ketidaktahuan untuk membedakan yang baik dan tidak baik, terkubur dalam kepuraan-puraan yang membawa kita kepada kemunafikan, terkubur dalam kecurigaan-kecurigaan yang tidak perlu yang memunculkan rasa permusuhan, terkubur dalam rasa dendam...
Gambar
Kumpulan foto ini merupakan dokumentasi prosesi Jalan Salib Jumat Agung di Paroki St.Maria Ratu Para Malekat Kurubhoko tahun 2017..
Gambar
Video ini merupakan dokumentasi kegiatan Tablo jumat Agung di Stasi Malafai Paroki Kurubhoko. Visualisasi Kisah Sengsara Yesus ini menghadirkan suasana yang baru pada perayaan Jumat Agung Tahun ini. Umat Katolik Stasi Malafai, Maladhawi dan Ize yang selama ini hanya mendengar kisah ini melalui Passio dan Bacaan INjil mengikuti prosesi ini dengan penuh iman.

Susunan Transitus St. Fransiskus Asisi

Gambar
1. Pengantar Saudara-saudari Pencinta St. Fransiskus Asisi yang terkasih, Hari ini kita semua berkumpul dan bersatu dalam iman untuk memperingati ‘Transitus’ Sto. Fransiskus Assisi (1181/1182-1224). Transitus merupakan peristiwa beralihnya jiwa Si Miskin St. Fransiskus dari Assisi dari dunia yang fana ke Rumah Bapa di Surga penuh kemuliaan. Hari ini merupakan saat berharga bagi kita untuk merenungkan kembali pesan akhir dari sang santo sebelum saudari maut menjemputnya, yakni “ Aku telah melakukan apa yang harus kulakukan; semoga Kristus mengajarmu apa yang harus kamu lakukan selanjutnya ” (LegMaj XIV:3).              Pesan ini mengingatkan kita, putra-putri rohani St. Fransiskus, tentang tugas dan panggilan kita sebagai seorang Kristen dan Fransiskan sejati. Jika kita berguru pada pribadi Sang Santo maka kita akan menemukan apa yang menjadi tugas kita, yang terangkum indah dalam tiga puisi doa yang sering dikumandangka...

Sejarah Singkat Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus

Sejerah Berdirinya Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus I. Pengantar             Sejarah Paroki Hati Kudus Yesus Laktutus tidak terlepas dari sejarah panjang masuknya Gereja Katolik di Pulau Timor. Gereja Katolik masuk dan berkarya di Pulau Timor pada tahun 1556 yang dibawa oleh para misionaris Dominikan Portugal. Para misionaris Dominikan menyadari bahwa mereka tidak bisa bekerja sendiri dalam karya pewartaan Injil di tanah misi yang baru ini. Karena itu, mereka mulai mendidik dan menyiapkan guru-guru agama atau katekis yang dipilih dari umat setempat. Sehingga dalam perjalanan selanjutnya guru-guru agama atau katekis memiliki peran yang sangat penting dalam proses pertumbuhan benih-benih iman katolik di tanah Timor. Pada tahun 1853 Belanda masuk ke pulau Timor, dan bersamaan dengan itu reksa pastoral Gereja Katolik di tanah Timor diambil alih oleh para misionaris Ordo Serikat Yesus (SJ). Pada tahun 1883 para misionaris SJ mend...