Taman Baca Efata Kurubhoko : Gerakan Mengenal Nusantara dan Dunia
Ungkapan “Membaca adalah Jendela
Dunia” bukanlah ungkapan kosong. Untuk memahami dan mengetahui seluk beluk
tentang dunia, jagat raya dan manusia kita
perlu membaca banyak buku (Antropologi, sains, Psikologi dan masih banyak lagi).
Karena itu, membaca harus menjadi salah
satu kemampuan dasar yang harus dilatih dan dipelajari. Kemampuan membaca
melibatkan banyak daya manusia dan memiliki aturan khusus yang berlaku umum. Membaca
bukan sekedar melafal kata yang kemudian merangkai kalimat. Membaca juga bukan
sekedar melafalkan huruf, tetapi juga termasuk memahami tanda-tanda, gambar dan
simbol. Membaca melibatkan kemampuan untuk melihat, memahami dan kemudiaan menyimpulkan. Karena itu,
melatih kemampuan membaca tidak akan berhenti.
Taman Baca Efata
Kurubhoko
Nama perpustakaan ini
"Taman Baca Efata Kurubhoko" menyimpan harapan besar dari gereja
katolik Kurubhoko. Kata "taman"mengandung arti ruang atau rumah atau tempat bersenang-senang tanpa tekanan atau ancaman
serta dinaungi rasa nyaman dan tenang (dimensi rekreatif). Kata efata merupakan
bentuk printah dalam bahasa Aram yang berarti "terbukalah". Kata ini
muncul dalam injil Markus 7:4 ketika Yesus menyembuhkan seorang yang menderita
kebutaan dan tuli. Karena itu, perpustakaan "Taman Baca Efata
Kurubhoko" diharapkan menjadi ruang baca yang nyaman dan tenang; tempat di
mana membaca dan latihan membaca menjadi hobi yang menyenangkan. Mungkin selama
ini kita "buta dan tuli" terhadap dunia seperti "katak dalam
tempurung". Semoga dengan hadirnya Taman Baca Efata Kurubhoko ini
berlahan-lahan kita disembuhkan dari "buta dan tuli" sehingga kita
mampu melihat, mengenal dan mendengar tentang nusantara dan dunia melalui
buku-buku yang kita baca.
Koleksi
buku yang tersedia di Perpustakaan Krubhoko memang masih sangat terbatas.
Namun, niat tulus Gereja Katolik untuk kepentingan Umat Paroki MRPM
Kurubhoko pasti mampu menggerakan hati banyak orang untuk menyumbangkan
buku-buku yang kita butuhkan.
Selamat Membaca
by Leon Hambur, OFM
Selamat Membaca
by Leon Hambur, OFM
Komentar
Posting Komentar