PERAYAAN IBADAT SABDA HARI MINGGU BIASA XIII BERSAMA KELUARGA DI RUMAH
PERAYAAN IBADAT SABDA
HARI MINGGU BIASA XIII
BERSAMA KELUARGA DI RUMAH
Minggu, 28 Juni 2020
1. DOA KAMI MENYEMBAH ENGKAU
Kami menyembah Engkau, Tuhan Yesus
Kristus, di sini dan di semua Gereja-Mu yang ada di
seluruh dunia, dan kami memuji
Engkau, sebab Engkau telah menebus dunia dengan salib-Mu
yang suci. Amin.
2. LAGU PEMBUKA
3. TANDA SALIB DAN SALAM
P. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh
Kudus
U. Amin
P. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
4. PENGANTAR
Menjadi berkat adalah panggilan setiap murid-murid
Tuhan. Panggilan ini harus terus menerus disadari dan dihayati, terutama dalam
hidup kita sehari-hari. Dengan menjadi berkat bagi sesama, kita akan menampakan
wajah Allah yang berbelas kasih. Karena Allah sudah memberkati kita, maka sebagai
murid Tuhan kita pun mempunyai tugas perutusan sebagai pembawa berkat bagi
sesama melalui tugas dan tanggung jawab kita.
5. PERNYATAAN TOBAT
P : Marilah kita menyatakan tobat
kita pada awal ibadat ini, dengan merendahkan
diri di hadapan Tuhan dan mohon ampun
dariNya. (hening sejenak…..)
P. Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah
Sabda Allah yang hidup, tempat kami mempercayakan diri kami. Tuhan, kasihanilah
kami
U. Tuhan, kasihanilah kami.
P. Engkaulah kebangkitan dan hidup,
tempat kami menaruh harapan kami.
Kristus, kasihanilah kami
U. Kristus, kasihanilah kami.
P. Engkaulah cinta kasih ilahi yang
menjelma tempat kami menaruh cinta kasih seutuhnya.
Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami.
P : Semoga Allah memandang dan
memperhatikan kita. Semoga Ia menunjukkan kerelaan hatiNya
serta memberikan pengampunan dosa dan
damai sejahtera kepada kita.
U : Amin.
6. MADAH KEMULIAAN
K. Kemuliaan kepada Allah di surga,
U. dan damai di bumi kepada orang
yang berkenan pada-Nya.
P. Kami memuji Dikau.
U. Kami meluhurkan Dikau.
P. Kami menyembah Dikau.
U. Kami memuliakan Dikau.
P. Kami bersyukur, kepada-Mu, Karena
kemuliaan-Mu yang besar.
U. Ya Tuhan Allah, raja surgawi,
Allah Bapa yang mahakuasa.
P. Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang
tunggal.
U. Ya Tuhan Allah, Anak Domba Allah,
Putra Bapa.
P. Engkau yang menghapus dosa dunia,
kasihanilah kami.
U. Engkau yang menghapus dosa dunia,
kabulkanlah doa kami.
P. Engkau yang duduk di sisi Bapa,
kasihanilah kami.
U. Karena hanya Engkaulah kudus.
P. Hanya Engkaulah Tuhan.
U. Hanya Engkaulah mahatinggi, ya
Yesus Kristus,
P. bersama Roh Kudus, bersama Roh
Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa.
U. Amin.
7. DOA PEMBUKA DOA PEMBUKA -berdiri-
P. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
P.
Ya Allah, Bapa Yang Mahapengasih, lewat pembaptisan, Engkau mengangkat
kami menjadi anak-anak terang. Hindarkanlah kami dari kelam-kabut kesesatan dan
peliharalah kami selalu dalam kebenaran-Mu yang terang benderang. Dengan
pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau
dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.U.
Amin.
8. LITURGI SABDA
BACAAN I (2Raj 4:8-11,14-16a) -duduk-
"Orang itu adalah abdi Allah yang kudus; biarlah ia masuk ke
sana."
L. Bacaan dari Kitab Kedua Raja-Raja:
Pada suatu hari, Nabi Elisa pergi ke
Sunem. Di sana tinggallah seorang perempuan kaya yang mengundang dia makan. Dan
setiap kali dalam perjalanan, singgahlah Elisa ke sana untuk makan. Berkatalah
perempuan itu kepada suaminya, "Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang
yang selalu datang kepada kita itu adalah abdi Allah yang kudus. Baiklah kita
membuat sebuah kamar atas yang kecil yang berdinding batu, dan baiklah kita
menaruh di sana baginya sebuah tempat tidur, sebuah meja, sebuah kursi dan
sebuah kandil; maka apabila ia datang kepada kita, biarlah ia masuk ke
sana." Pada suatu hari datanglah Elisa ke sana, lalu masuklah ia ke kamar
atas itu dan tidur di sana. Kemudian berkatalah Elisa kepada Gehazi, hamba-Nya,
"Apakah yang dapat kuperbuat baginya?" Jawab Gehazi, "Ah, ia
tidak mempunyai anak, dan suaminya sudah tua." Lalu berkatalah Elisa,
"Panggillah dia!" Sesudah dipanggil, berdirilah perempuan itu di
pintu. Maka berkatalah Elisa kepadanya, "Tahun depan, pada waktu seperti
ini juga, engkau akan menggendong seorang anak laki-laki."
L. Demikianlah sabda Tuhan.
U. Syukur kepada Allah.
LAGU ANTAR BACAAN
BACAAN II (Rm 6:3-4, 8-11) -duduk-
"Kita telah dikuburkan bersama
Kristus oleh pembaptisan supaya kita hidup dalam hidup yang baru."
L. Bacaan dari Surat Rasul Paulus
kepada umat di Roma:
Saudara-saudara, camkanlah: kita
semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya!
Dengan demikian, kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh pembaptisan
dalam kematian supaya seperti halnya Kristus telah dibangkitkan dari antara
orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang
baru. Jadi, jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya bahwa kita akan
hidup juga dengan Dia. Karena kita tahu bahwa Kristus, sesudah bangkit dari
antara orang mati, tidak mati lagi; maut tidak berkuasa lagi atas Dia. Sebab kematian-Nya
adalah kematian terhadap dosa, satu kali untuk selama-lamanya, dan
kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu
memandangnya: Kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam
Yesus Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
BACAAN INJIL (Mat 10:37-42) -berdiri-
"Barangsiapa tidak memikul
salibnya, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut
Aku."
P. Tuhan bersamamu
U.
Dan bersama rohmu
P. Inilah Injil Yesus Kristus menurut
Matius
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Sekali peristiwa Yesus bersabda
kepada keduabelas murid-Nya, "Barangsiapa mengasihi bapa dan ibunya lebih
dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Dan barangsiapa mengasihi putranya atau
putrinya lebih daripada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. Barangsiapa mempertahankan
nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya demi
Aku, ia akan memperolehnya kembali. Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut
Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi,
dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima
upah orang benar. Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja kepada salah
seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepada-Mu: Sungguh, ia
tidak akan kehilangan upahnya."
RENUNGAN SINGKAT
Kisah nabi Elisa dalam bacaan I
menegaskan kepada kita bahwa Allah memberikan belas kasihan kepada orang yang
berbuat baik. Dalam bacaan ini sangat jelas menunjukan kepada kita bahwa
kebaikan hati kepada sang nabi dapat memberikan ganjaran yang luar biasa dalam
hidup. Menjadi murid dan pengikut Kristus pun harus siap dengan segala
konsekuensi yang mengikutinya. Konsekuensi menjadi murid itulah yang ditegaskan
oleh Yesus dalam bacaan injil hari ini. Konsekuensi yang dimaksud adalah
keberanian untuk membebaskan diri dari sifat egois dan memntingkan diri
sendiri. Jangan takut untuk berbuat baik kepada sesama. Buang semua prasangka
yang menghalangi kita untuk berbuat baik kepada orang lain dan menjadi berkat
bagi mereka. Tuhan sudah terlebih dahulu memberkati kita, maka kita pun harus
menjadi saluran berkat Tuhan bagi sesama. Dengan itulah kita bisa mendapatkan
hidup baru dalam Kristus.
9. AKU PERCAYA
I + U. Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan dan
tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus,
Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita
manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan
menjadi manusia.
Ia pun disalibkan untuk kita, waktu
Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan
dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut
Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang
mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para
nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan
apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat. Amin.
10. DOA UMAT
-berdiri-
P.
Barangsiapa mengikuti Kristus harus meninggalkan banyak hal untuk dapat
menemukan segalanya. Ia harus mengangkat salibnya setiap hari. Tetapi ia tahu
bahwa Allah akan mendengarkannya bila ia berdoa kepadanya:
L. Bagi semua kaum beriman: Semoga
mereka yang setiap hari atau setiap minggu ikut serta dalam kurban jamuan
Ekaristi memperoleh buah perdamaian dan cinta kasih. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
L. Bagi para pemimpin masyarakat:
Semoga para pemimpin masyarakat selalu berpegang teguh pada Sabda Allah sehingga
mereka dapat berlaku adil dan bijaksana serta tidak bertindak diskriminatif
terhadap warga yang lemah, miskin dan yang memiliki berbagai macam keterbedaan.
Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
L. Bagi para penderita sakit di
sekitar kita: Semoga para penderita sakit selalu dalam berkat dan lindungan
Allah agar dengan rela mereka mengorbankan penderitaan bersama Kristus demi
keselamatan bersama. Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
L. Bagi kita semua di sini: Semoga
Roh cinta kasih Allah meneguhkan hati kita dalam menghadapi segala cobaan dan
kesulitan sehingga kita semakin memahami kehendak Allah untuk taat setia
memanggul salib kita setiap hari demi menemukan hidup sejati bersama-Nya.
Marilah kita mohon:
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
DOA MEMOHON PERLINDUNGAN DARI PANDEMI
VIRUS CORONA:
I+U. Terpujilah Engkau Bapa Surgawi,
Pencipta Alam Semesta Yang Mahakuasa. Engkau menunjuk kami sebagai penguasa
atas semua makhluk hidup dan memberikan kami kuasa kepemilikan atas mereka. Namun
dalam banyak hal kami mengecewakan-Mu dan karenanya, kami memohon ampun
dari-Mu.
Dalam saat-saat yang mengkhawatirkan
ini dengan wabah virus Corona yang mengancam kesehatan dan keberadaan semua
orang, kami dengan rendah hati dan penuh keyakinan memohon perlindungan,
penyembuhan, dan pemulihan dari-Mu terutama bagi mereka yang telah terkena
wabah ini.
Bapa, jagalah keselamatan para
petugas kesehatan, mereka yang menghibur orang sakit, semua personel imigrasi
dan semua yang dengan berani bertugas mengamankan negara kita dan dunia dari
ancaman virus ini.
Jadilah kehendak-Mu, ya Bapa, ikatlah
wabah ini dan singirkanlah penderitaan ini dari kami. Roh Kudus, ubahlah
ketakutan kami menjadi kekuatan, ketangguhan dan ketabahan serta bantulah kami
menghasilkan buah-buah iman, harapan, amal dan kasih.
Darah Yesus yang mulia, kuduskanlah
dunia dari wabah ini.
Hati Kudus Yesus, kasihanilah kami.
Bunda Penolong Abadi, awasi kami dan
jadilah perantara kami.
Santo Benediktus dan Santo Rafael,
doakanlah kami.
Semua malaikat pelindungan kami
terangi dan jagalah kami.
Demi nama Yesus yang Mahakudus, kami
berdoa. Amin
I. Allah Bapa di surga, segala
yang baik datang daripada-Mu. Berkenanlah memandang kami, dan bimbinglah kami
dengan rahmat-Mu dalam perjalanan menuju kepada-Mu. Dengan pengantaraan
Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
11. BAPA KAMI
P : Kita telah dipersatukan oleh iman
yang sama. Maka, sebagai putra-putri Bapa yang satu dan
sama, marilah kita satukan doa-doa
kita dan berdoa sebagaimana yang diajarkan oleh PutraNya
sendiri.
U : Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah
kehendak-Mu di atas bumi seperti di
dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan
ampunilah kesalahan kami, seperti
kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan
janganlah masukkan kami ke dalam
pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
12. KOMUNI BATIN
Pemimpin mengajak semua yang hadir
untuk melaksanakan Komuni Batin dengan rumusan
ajakan antara lain sebagai berikut:
P : Kini, mari kita siapkan hati kita
untuk menyambut kedatangan Tuhan di dalam hati kita.
P : Yesus bersabda, “Kamu memang
sudah bersih karena Firman yang telah Kukatakan
kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan
Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat
berbuah dari dirinya sendiri, kalau
ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu
tidak berbuah, jikalau kamu tidak
tinggal di dalam Aku.” (Yoh. 15:3-4).
[hening sejenak]
Dalam keheningan, marilah kita
masing-masing menyatukan diri dengan Tuhan yang hadir saat
ini di sini bersama kita.
Berbicaralah dengan Dia dari hati ke hati dengan mengatakan:
P : Yesus, datanglah, dan tinggallah
dalam hatiku. Jadikanlah hatiku seperti hatiMu.
U : Yesus, datanglah, dan tinggallah
dalam hatiku.Jadikanlah hatiku seperti hati-Mu.
( Seruan di atas diulangi oleh
Pemimpin dan diikuti oleh yang hadir sebanyak tiga kali)
P : Yesusku, aku percaya, Engkau
sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus. Aku mengasihiMu
lebih dari segalanya, dan aku
merindukan kehadiran-Mu dalam seluruh jiwaku. Karena sekarang
aku tak dapat menyambut-Mu dalam
Sakramen Ekaristi, datanglah sekurangkurangnya secara
rohani ke dalam hatiku, meskipun
Engkau selalu telah datang. Aku memelukMu dan
mempersatukan diriku sepenuhnya
kepada-Mu, jangan biarkan aku terpisah daripadaMu. Amin.
Sesudah Komuni Batin, dapat
dinyanyikan satu lagu post-skomuni yang sesuai.
13. DOA SESUDAH KOMUNI
I. Marilah kita berdoa:
I.
Ya Allah, segarkanlah kami dengan kurban ilahi yang kami persembahkan
dan kami sambut. Semoga kami tinggal dalam kasih-Mu yang abadi agar kami
menghasilkan buah yang melimpah. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang
hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa.
U. Amin.
14. MOHON BERKAT TUHAN
P : Sebelum mengakhiri perayaan ini
marilah kita menundukkan kepala, memohon berkat Tuhan.
[hening sejenak]
P : Semoga Tuhan memberkati kita,
melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup
yang kekal. [sambil membuat Tanda
Salib pada diri sendiri]
DALAM NAMA BAPA, DAN PUTRA, DAN ROH
KUDUS.
U : Amin.
P : Perayaan Ibadat Sabda Minggu XII
kita ini sudah selesai.
U : Syukur kepada Allah.
15. PENGUTUSAN
P : Marilah pergi, kita diutus Tuhan
untuk menjadi saksi Kabar Gembira-Nya. U : Amin.
16. LAGU PENUTUP
17. DOA KAMI MENYEMBAH ENGKAU
Kami menyembah Engkau, Tuhan Yesus
Kristus, di sini dan di semua Gereja-Mu yang ada di
seluruh dunia, dan kami memuji
Engkau, sebab Engkau telah menebus dunia dengan salib-Mu
yang suci. Amin.
Komentar
Posting Komentar