IBADAT ARWAH 40 HARI

 

IBADAT ARWAH 40 HARI

 

01. Lagu Pembuka

02. Tanda Salib (†)

P: Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U: Amin

P: Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.

U: Sekarang dan selama-lamanya

03. Kata Pembuka

Salah satu peristiwa yang pasti dalam perjalanan hidup kita sebagai manusia adalah kematian. Seperti kata kitab Pengkhotbah 3:2: “Untuk segala sesuatu ada masanya,  untuk apapun di bawah langit ada waktunya.  Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam, ada waktu untuk mencabut  yang ditanam”.  Bahwa kita akan mati, itu merupakan sebuah kenyataan yang paling pasti di dalam hidup kita. Hidup kita di dunia bukanlah hidup tetap yang tidak berakhir, melainkan hidup yang pada awalnya menuju kematian. Maka kematian mewarnai seluruh hidup kita.  Jika kematian mewarnai seluruh hidup kita, maka pengertian kita tentang kematian akan mempengaruhi pengertian kita tentang hidup dan juga caranya kita menjalankan hidup itu. Dengan demikian menjadi jelas bahwa dengan realitas kematian, hubungan kita dengan mereka yang sudah meninggal tidaklah berakhir pada titik kematian itu. Semua kita yakin bahwa kita yang hidup masih memiliki relasi cinta dengan semua mereka yang telah meninggal. Berdasarkan keyakinan itulah pada saat ini kita berkumpul untuk mememperingati kematian ….yang 40 hari yang lalu telah dipanggil Tuhan. Kita yakin dan percaya bahwa kematian bukanlah akhir dari kehidupan ini, melainkan awal dari kehidupan baru yang kekal. Bagi kita, Kristus adalah jalan, kebenaran dan hidup yang akan membawa kita kepada keselamatan kekal. Dia adalah satu-satu jalan menuju keselamatan.  

Mari kita mengawali ibadat ini dengan mohon ampun atas segalah dosa-dosa yang telah kita perbuat, dan juga kita mohon belas kasih Allah bagi almarhum….agar dibebaskan dari hokum dosa.

Saya mengaku…………

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin

 

 

04.Tuhan Kasihanilah Kami

05. Doa Pembuka

P: Marilah berdoa

Ya Allah yang Mahakuasa dan kekal, Engkaulah Tuhan atas kehidupan dan kematian semua ciptaan-Mu. Engkau menciptakan manusia dan memberi manusia kesempatan untuk menjalani hidup yang sementara di dunia ini. Bapa telah mengutus Yesus Kristus untuk kami. Dia telah rela menderita dan wafat di Salib demi menebus dosa-dosa kami. Bapa juga telah membangkitkan Yesus dari kematian sehingga kuasa kegelapan dosa dan kematian dihancurkan-Nya. Berilah juga rahmat belaskasihan-Mu kepada hamba-Mu ……………. yang telah meninggal dan perkenankanlah dia bangkit serta mengambil bagian dalam kebahagiaan di Surga. Demi Yesus Kristus putera-Mu, Tuhan dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus sepanjang segala masa.

U: Amin

SANTAPAN SABDA

06. Bacaan :  Roma 14: 7-9

07. Bacaan : Yoh 14:1-6

08. Renungan Singkat

09. Credo

10. Doa Umat

Saudara-saudari, Allah Bapa telah membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati dan akan membangkitkan juga tubuh kita yang fana ini. Marilah kita dengan penuh iman dan harapan menyampaikan doa-doa permohonan kepada Tuhan.

1. Bagi ………..yang telah meninggal.

Ya Allah, Engkau telah melepaskan ketiga pemuda dari tengah-tengah api, bebaskanlah arwah ……… ini dari hukuman dosa. Berikanlah dia hidup kekal sebagaimana Engkau sudah berikan kepada para bapa dan ibu bangsa Israel dan semua orang yang percaya kepada Yesus. Marilah kita mohon…..

2. Bagi keluarga yang ditinggalkan.

Ya Allah, Engkau telah mengutus malaikat untuk memperkuat Putera-Mu dalam sakratul maut, hiburkanlah keluarga dari almarhum ini dengan kekuatan dan penghiburan iman serta berkat berlimpah bagi usaha dan karya mereka setiap hari. Marilah kita mohon…….

3. Bagi semua orang yanng sudah meninggal.

Allah orang-orang hidup dan mati, Engkau membangkitkan Yesus dari antara orang mati, bangkitkanlah semua orang yang sudah meninggal, dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi di Surga. Marilah kita mohon…….

4. Bagi kita yang hadir di sini.

Bapa penyelenggara, Engkau telah memberi kami Sabda kebenaran dan roti kehidupan yang turun dari Surga, sebagai bekal dalam perjalanan hidup kami di dunia ini. Anugerahilah kami Roh kekuatan dan ketekunan untuk tetap setia mendengarkan Kristus dan tekun mengamalkan kasih-Nya sebagai jaminan kehidupan surgawi kami. Marilah kita mohon……..

P: Ya Tuhan itulah doa-doa kami yang sempat kami ujudkan pada kesempatan ini, sudilah Engkau mendengarkan doa dan permohonan kami. Demi Kristus Tuhan kami.

U: Amin

DOA ROSARIO (1 Peristiwa & diawali dengan LAGU Maria)

Saudara-saudari terkasih, di dalam peristiwa Rosario ini kita mengenangkan PERISTIWA GEMBIRA

Marilah kita berdoa kepada Allah dengan pengantaraan Bunda Maria semoga jiwa Opa Daniel Lio ini memperoleh kegembiraan di dalam rumah Bapa.

(1 X Bapa Kami, 10x Salam Maria, Kemuliaan, dan Ya Yesus yang baik)

RITUS PENUTUP

11. Doa Penutup

P: Marilah berdoa

Ya Allah yang mahakudus dan mahabaik, Engkau telah meneguhkan iman kami yang lemah ini dengan santapan Sabda-Mu. Kami mohon, bantulah kami dalam ziarah hidup kami. Semoga Allah Bapa memberi rahmat cinta dan Yesus Kristus tinggal bersama kami serta Roh Kudus menuntun langkah hidup dan usaha kami. Semoga dalam penyelenggaraan-Mu ya Allah Tritunggal kami dapat hidup seturut kehendak-Mu. Doa ini kami ujudkan kepada-Mu ya Allah Bapa dengan perantaraan Yesus Kristus dan dalam persatuan dengan Roh Kudus, sepanjang segala masa.

U: Amin

P: Semoga Beserta Kita

U: Sekarang dan selama-lamanya

P: Semoga Allah yang Mahakasih  memberkati kita dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

U: Amin

P: Saudari-saudari sekalian, dengan ini ibadat memperingati 40 hari kematian …………….. telah selesai. Marilah kita pulang sambil membagikan cinta Tuhan.

U: Syukur kepada Allah

12. Lagu penutup

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAT SABDA HARI MINGU BIASA XXV Tahun C (Minggu, 21 September 2025)

Ibadat Sabda Minggu, 09 November 2025

Ibadat Sabda HARI MINGU BIASA XXVIII, 12 Oktober 2025