Ibadat Malam Natal dan Babtisan
IBADAT
HARI RAYA NATAL
24
Desember
A.
RITUS PEMBUKA
1.
MAKLUMAT KELAHIRAN YESUS -umat berlutut-
Nyanyian Maklmat
2.
MALAM KUDUS
3.
TANDA SALIB DAN SALAM (umat berdiri)
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Kasih karunia, rahmat, dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari
Putra-Nya Yesus Kristus, bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
4.
PENGANTAR (umat berdiri)
Pada malam ini kita bersama-sama berbahagia,
karena yang kita nanti-nantikan telah tiba. Dia lahir dalam kandang yang
sederhana, namun dibalik kesederhanaan itu Tuhan mau menunjukkan kuasa-Nya yang
sungguh luar biasa. Karena para penggembala akan memuji dia, tiga raja
dari timur akan menyembah dan semua umat bersorak-sorai menyambut Tuhan dalam
cahaya bintang yang gemerlap sambil berseru-seru: “Kemuliaan kepada Allah
Yang Mahatinggi dan damai sejahtera di bumi bagi orang yang berkenan
kepada-Nya.”
Saudara-saudari yang terkasih, hari ini
bersama para penggembala, tiga raja dari timur dan segenap umat, marilah kita
juga menyambut kedatangan-Nya dengan penuh sukacita, sehati sejiwa dan bersujud
sembah di hadapan Tuhan dalam Ekaristi Kudus malam ini.
Saudara-saudara yang terkasih,
Kita hening untuk menyiapkan hati dan pikiran
kita dalam menyambut Ekaristi.
5.
SERUAN TOBAT (umat berlutut)
6.
MADAH KEMULIAAN
7.
DOA PEMBUKA (umat berdiri)
I.
Marilah kita berdoa: (hening sejenak)
Allah dan Bapa kami, Engkau menjadikan malam yang amat kudus ini
bermandikan sinar Terang sejati. Semoga kami, yang sudah mengakui misteri
Terang itu di dunia, kelak layak menikmati sukacita-Nya di surga. Sebab Dialah
Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus,
hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. U. Amin.
B.
LITURGI SABDA
8.
BACAAN I (Yes 9:1-6) (umat duduk)
Pembacaan
Dari Kitab Yesaya
Tetapi tidak
selamanya akan ada kesuraman untuk negeri yang terimpit itu.
Kalau dahulu TUHAN merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka
di kemudian hari Ia akan memuliakan jalan ke laut, daerah seberang sungai
Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain. Bangsa yang berjalan di dalam
kegelapan telah melihat terang yang
besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya
terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan banyak
sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka
telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang
bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan. Sebab kuk yang
menekannya dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si
penindas telah Kaupatahkan seperti
pada hari kekalahan Midian. Sebab setiap sepatu
tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi
umpan api. Sebab seorang anak telah lahir untuk
kita , seorang putera telah diberikan untuk
kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan
namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang
Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja
Damai.
Demikianlah Sabda Tuhan
10.
LAGU ANTAR BACAAN
12.
BACAAN INJIL (Luk 2:1-14) (umat berdiri)
P. Semoga Tuhan Beserta kita
U. Sekarang dan selama-lamanya
P. Inilah Injil Yesus Kristus Menurut St. Lukas
U. Dimuliakanlah Tuhan
Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh
mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali
diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua
orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. Demikian juga Yusuf
pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama
Betlehem,-karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-- supaya
didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung. Ketika mereka di situ
tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak
laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan
dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah
penginapan. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga
kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang
malaikat Tuhan di dekat mereka dan
kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata
malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut,
sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk
seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan ,
di kota Daud. Dan inilah tandanya
bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan
terbaring di dalam palungan." Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan
malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang
mahatinggi dan damai sejahtera di bumi
di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."
P. Demikianlah Injil Tuhan
13.
RENUNGAN (umat duduk)
Umat Allah yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus,
Kita merayakan natal di tengah situasi di mana bangsa
dan negara kita sedang berjuang melawan penyebaran Virus Corona. Begitu banyak
saudara-saudari kita yang sudah menderita dan menjadi korban keganasan virus
corona tersebut. Malam ini kita merayakan kembali, dengan penuh suka cita, kelahiran Tuhan Kita Yesus Kristus, yang
adalah juru selamat manusia. Perayaan malam ini mau mengingatkan kita umat
beriman bahwa, Allah tidak pernah meninggalkan kita. Ia selalu beserta kita.
Allah tahu bahwa kita adalah pendosa. Namun, Dia ingin
agar kita mau bertobat. Kita tidak akan mengalami suka cital Natal jika kita
tetap hidup dalam dosa. Karena dosa hanya membawa kesulitan dan penderitaan
dalam hidup kita. Dosa tidak pernah menghadirkan berkat dalam hidup kita. Dosa
hanya menyebabkan permusuhan, perpecahan dan pertikaian di antara kita.
Alangkah indahnya jika kita hidup berdampingan dengan damai dan penuh rasa
persaudaraan dengan orang-orang di sekitar kita. Seperti kata Malaikat dalam
baacaan Injil malam ini “Jangan takut,
sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk
seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan”. Jangan takut menjadi orang yang baik,
jangan takut menjadi orang yang percaya kepada Yesus Kristus, jangan takut
menjadi orang yang berbelas kasih, jangan takut menjadi pembawa damai, karena
Allah menyertai kita. Selamat merayakan Natal, Tuhan memberkati.
14.
AKU PERCAYA (umat berdiri)
UPACARA PEMBABTISAN
Penolakan
Setan
P. Apakah saudara menolak dosa supaya hidup dalam kemerdekaan anak-anak
Allah?
U. Ya, saya menolak
P. Apakah Saudara menolak bujukan kejahatan supaya tidak dikuasai dosa?
U. Ya, saya menolak
P. Apakah Saudara menolak setan, penyebab dan pangkal segala dosa?
U. Ya, saya menolak
Pengakuan
Iman
Saudara-saudari terkasih, berkat misteri Paskah, dalam pembaptisan kita
dikuburkan bersama Kristus, supaya bersama Dia kita menghayati hidup yang baru.
Marilah kita mengakui iman kita akan Yesus Kristus, yakni iman gereja. Dalam
iman itulah anak-anak ini akan dibabtis.
P. Percayakah Saudara-saudara akan Allah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta
langit dan bumi?
U. Ya, saya percaya.
P. Percayakan Saudara akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan
kita, yang dilahirkan oleh Perawan Maria; yang menderita sengsara, wafat dan
dimakamkan; yang bangkit dari antara orang mati, naik ke surga dan duduk di
sisi kanan Bapa?
U. Ya, saya percaya.
P. Percayakah Saudara akan Roh Kudus, Gereja katolik yang kudus,
persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan dan kehidupan
kekal?
U. Ya, saya percaya.
P. Allah yang mahakuasa, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, telah melahirkan
kita dari air dan Roh Kudus, dan telah menganugerahi kita pengampunan dosa.
Semoga dengan rahmat-Nya Ia menjaga kita sampai ke hidup yang kekal, dalam
Kristus Yesus Tuhan kita.
U.
Amin.
Pembabtisan
P…………(Sebutkan namanya)
AKU
MEMBABTIS ENGKAU
DEMI
NAMA BAPA
(tuangan air pertama kali)
DAN
PUTRA
(Tuangan Air Kedua kali)
DAN
ROH KUDUS
(tuangkan air ketiga kali)
Pengurapan Sesudah Baptisan
P.
Semoga Allah berkenan melindungi anak ini, agar anak ini menjadi anggota
umat-Nya yang setia, sampai masuk kehidupan yang kekal.
Penyerahan Lilin Bernyala
P.
Semoga cahaya Kristus menerangi anak ini, agar dalam perjalanan hidupnya ia
menjadi cahaya bagi orang lain.
KOMUNI
PERTAMA
Anak-anak
calon komuni pertama membarui janji baptis mereka
P : saudara-saudara terkasih, sebelum
menyambut Tubuh dan Darah Kristus untuk yang pertama kalinya, adik-adik harus
membarui janji baptismu.
P : Apakah adik-adik sekalian menolak
kejahatan dalam dirimu dan dalam masyarakat?
Calon : ya saya menolak.
P : apakah adik-adik menolak godaan-godaan
setan dalam bentuk malas belajar dan malas bekerja dan malas ke gereja dan ikut
ibadat-ibadat di Gereja ?
Calon : ya saya menolak.
P : apakah adik-adik menolak segala
tindakan dan kebiasaan tidak adil dan tidak jujur: mencuri barang teman, mengganggu
teman ketika belajar, dan menyontek waktu ujian?
Calon : ya saya menolak
P : apakah adik-adik menolak segala
tindakan yang tidak adil dan tidak jujur yang merusak lingkungan hidup:
membakar kebun orang, membakar hutan?
Calon : ya saya menolak.
P : Tuhan Yesus gembala Maharahim. Pada
perjamuan Malam Terakhir Engkau berhimpun bersama para rasulMu. Tidak orang
lain yang hadir, kecuali sahabat-sahabatMu yang terpilih itu. sekarang Engkau
mengadakan Perjamuan yang kudus ini bersama kami. Kami hadir di sini sebagai
sahabat-sahabatMu, sebab Engkau mengundang kami, meskipun sebenarnya kami tidak
pantas. sebelum perjamuan mulai, Engkau membasuh kaki rasul-rasulMu. Dengan itu
Engkau mengajar mereka, bahwa Engkau mau menjadi pelayan mereka. Namun Engkau
juga berkenan menjadi pelayan kami, ya Penebus dan juru selamat kami. Engkau
tunduk dan membasuh jiwa kami dari segala noda dosa. Engkau membuat hati kami
murni dan bagus terhias. Alangkah besar besar cintaMu kepada kami. Maka marilah
ya Tuhan, puaskanlah kerinduan hati kami. Nama-Mu kami puji kini dan sepanjang
masa.
U : Amin
15.
DOA UMAT
P. Seorang Putra telah lahir bagi kita, Imanuel,
Tuhan-Beserta-Kita nama-Nya. Dialah tanda bahwa Allah tetap menyayangi kita.
Maka marilah kita panjatkan doa kepada-Nya dengan pengantaraan Yesus,
Putra-Nya, yang terbaring di palungan:
L. Bagi Gereja kita:Semoga Allah Bapa mendampingi agar iman kita akan
perutusan Yesus tetap mendorong Gereja untuk selalu memperbarui diri, umat dan
masyarakat seturut kehendak-Nya.
Marilah kita mohon, . . . .
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan
L. Bagi perdamaian di antara umat manusia:
Semoga Allah Bapa menerangi kita agar makna nyanyian para malaikat
terwujud benar, dan tercapailah perdamaian, bukan peperangan, bukan permusuhan
namun persahabatan, bukan perusak namun pendamai, karena kebahagiaan bukanlah
penderitaan, kegembiraan bukanlah kesedihan bagi seluruh umat manusia.
Marilah kita mohon,
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan
L. Bagi mereka yang menderita dan tertindas:
Semoga Allah Bapa memberkati dan melindungi mereka yang tak mendapat
dukungan organisasi ataupun masyarakat luas, agar dapat hidup wajar dan tahu
bahwa mereka masih diperhatikan.
Marilah kita mohon,
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan
L. Bagi kita yang berada di sekitar Altar ini :
Semoga Allah Bapa mendampingi kita agar dalam suasana natal ini kami
tidak melupakan mereka yang terpencil dan menderitaMarilah kita mohon,
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan
L. Bagi kepentingan paroki kami :
Semoga Allah Bapa menjadikan kami mampu dan mau mendampingi
saudara-saudara di sekitar paroki kami, terutama mereka yang masih sangat
berkekurangan dan jauh dari pendidikan agar kamipun dengan rendah hati mau
berbagi kasih dengan mereka sehingga merekapun mendapatkan kehidupan dan
pendidikan yang lebih baik dan layak. Marilah kita mohon,
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan
P. Allah Bapa di surga, Yang Mahapengasih dan
Penyayang, kami mohon, pandanglah kami dengan kasih-sayang-Mu, agar kami
semakin sadar bahwa Engkau beserta kami dan kami beserta Engkau, bahwa Engkau
Allah kami dan kami umat-Mu, bahwa Engkaulah Bapa kami dan kami putra dan
putri-Mu. Permohonan ini kami panjatkan kepadamu, dengan pengantaran Kristus,
Tuhan dan juru selamat kami.
U. Amin
C. KOMUNI
16. LAGU PERSEMBAHAN DAN
KOLEKTE
17.
BAPA KAMI (umat
berdiri)
I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran
ilahi, maka beranilah kita berdoa:
I+U. Bapa kami yang ada di surga……………
26.
ANAK DOMBA ALLAH (umat berdiri)
27.
PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut)
P. :Inilah Anak Domba Allah
yang menghapus dosa dunia, berbahagilah kita yang diundang ke perjamunaNya
U : Ya Tuhan, saya tidak
pantas Tuhan dating kepada saya tetapi bersabdalah saja maka saya akan sembuh.
P : Tubuh Kristus
U : Amin
28.
KOMUNI
29.
DOA SESUDAH KOMUNI (umat berdiri)
P. Marilah kita berdoa:
Tuhan, Allah kami, kami bersukacita merayakan kelahiran Sang Penebus.
Semoga dengan cara hidup yang pantas, kami Kauperkenankan masuk ke dalam
persekutuan dengan Dia, yang hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa. U.
Amin.
D.
RITUS PENUTUP
31.
PENGUMUMAN (umat duduk)
32.
BERKAT MERIAH (umat berlutut)
P. Semoga Tuhan Beserta Kita
U. Sekarang dan Selama-lamanya
U. Amin.
I. Dengan ini Ibadat Sabda malam Natal sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah.
Komentar
Posting Komentar