IBADAT SABDA HARI RAYA NATAL dan Komuni 1

 

IBADAT SABDA HARI RAYA NATAL

25 Desember 

  1. RITUS PEMBUKA

1.                  LAGU PEMBUKA  -umat berdiri-

2.                  TANDA SALIB DAN SALAM -umat berdiri-

P. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus

U. Amin

P. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus bersamamu

U. Dan bersama rohmu 

3.  PENGANTAR -umat berdiri-

Selamat Natal. Immanuel, Tuhan beserta kita. Dia yang diantikan oleh para nabi telah Nampak dalam diri Yesus sang bayi. Palungan menjadi tempat yang agung, karena Dia yang adalah Tuhan telah lahir di sana. Kita manusia yang berdosa telah diampuni dan selamatkan. Mari kita hening sejenak untuk mempersiapkan diri kita agar pantas dan layak merayakan peristiwa suka cita ini.

4. SERUAN TOBAT - umat berlutut-

5. MADAH KEMULIAAN -umat berdiri-    

6. DOA PEMBUKA -umat berdiri-

P. Marilah kita berdoa: (hening sejenak)

Ya Allah, secara mengagumkan Engkau menciptakan manusia dengan martabat yang luhur, dan secara lebih mengagumkan lagi Engkau membaruinya. Kami mohon perkenankanlah kami ikut serta dalam keilahian Kristus yang sudah berkenan menjadi manusia seperti kami. Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.

U. Amin.

  1. LITURGI SABDA

7. BACAAN I (Yes 52:7-10) –umat duduk-  

Pembacaan dari Kitab Yesaya

 Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita,  yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: "Allahmu itu Raja! " Dengarlah suara  orang-orang yang mengawal  engkau: mereka bersama-sama bersorak-sorai.  Sebab dengan mata kepala sendiri mereka melihat bagaimana TUHAN kembali  ke Sion. Bergembiralah, bersorak-sorailah bersama-sama, hai reruntuhan Yerusalem! Sebab TUHAN telah menghibur d  umat-Nya, telah menebus Yerusalem. TUHAN telah menunjukkan tangan-Nya  yang kudus di depan mata semua bangsa; maka segala ujung bumi h  melihat keselamatan yang dari Allah kita.

Demikianlah Sabda Tuhan

8. LAGU ANTAR BACAAN  -umat duduk-

10. BACAAN INJIL (Yoh 1:1-18) -umat berdiri-

P. Semoga Tuhan Beserta kita

U. Sekarang dan selama-lamanya

P. Inilah Injil Yesus Kristus Menurut St. YOHANES

U. Dimuliakanlah Tuhan

Pada mulanya adalah Firman ; Firman itu bersama-sama dengan Allah  dan Firman itu adalah Allah.  Ia pada mulanya  bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang  manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes; ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian  tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya. Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu. Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. " Karena dari kepenuhan-Nya  kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia; sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus. Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah;  tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Demikianlah Injil Tuhan

11. RENUNGAN -umat duduk-

Setelah perayaan ini pasti kita akan saling mengucapkan selamat Hari Natal. Kita akan mengunjungi rumah saudara dan tetangga kita untuk berbagi berkat dan suka cita sambil menikmati hidangan kue natal. Dan Bahkan Ucapan selamat itu bisa memenuhi media sosial milik kita. Siapapun kita masuk dalam sukacita  Cinta Allah Bapa, karena Sang Juruselamat mengunjungi umatNya. Kedatangan-Nya ke dunia adalah hadiah terindah dan termulia bagi kita. Segala penjuru dunia akan menyaksikan penyelamatan yang datang dari Allah kita.

Inilah dasar sekaligus puncak iman kepercayaan kita. Keselamatan kita berada dalam tangan-Nya semata-mata. Maka, tidak ada sikap lain kecuali beriman kepada-Nya. Kita sandarkan seluruh keberadaan hidup kita kepada-Nya, karena Dialah jaminan hidup kita. Sabda dan ajaran-Nya harus menjadi pedoman dan penerang jalan bagi kehidupan kita. Oleh karena itu,  marilah kita berbagi kebahagiaan dan kasih Allah, terutama kepada mereka yang sangat membutuhkan kasih sayang kita. Dengan demikian, Sukacita Natal semakin dapat dirasakan oleh banyak orang. Selamat Natal, Tuhan memberkati.

12. AKU PERCAYA –Umat Berdiri-

(Jika ada upacara babtis dan Komuni 1, tata caranya bisa diambil di Teks ibadat malam Natal)

13. DOA UMAT -umat berdiri-     

P. Tuhan hendak tinggal di antara kita, dan kita adalah putra dan putri-Nya di rumah-Nya. Dengan kepercayaan ini marilah berdoa kepada Bapa kita:

L. Bagi Gereja kita:

Semoga Allah Bapa mendampingi kita agar iman akan perutusan Yesus tetap mendorong Gereja untuk selalu memperbarui diri, umat dan masyarakat seturut kehendak-Nya.

L : Marilah kita mohon, . . .

U : Dengarkanlah umat-Mu

L. Bagi perdamaian di antara umat manusia:

Semoga Allah Bapa menerangi kita agar makna nyanyian para malaikat terwujud benar, dan tercapailah perdamaian, bukan perang, kebahagiaan bukan penderitaan: kegembiraan bukan kesedihan, bagi seluruh umat manusia.

L : Marilah kita mohon, . . .

U. Dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi para papa:

Semoga kelahiran Putra-Nya di Gua Betlehem menjadi hiburan bagi mereka yang lemah dan papa, dan membangkitkan semangat optimis dalam perjuangan hidup mereka.

L : Marilah kita mohon, . . .

U. Dengarkanlah umat-Mu.

L. Bagi kita semua:

Semoga Allah Bapa membantu kita agar suasana perayaan Natal tidak menyebabkan kitam elupakan mereka yang terpencil dan menderita.

L : Marilah kita mohon, . . .

U. Dengarkanlah umat-Mu.

P. Allah Bapa kami, hidup adalah suatu permohonan terus-menerus. Dengarkanlah doa putra dan putri-Mu, dan berilah tanggapan dalam diri Yesus Kristus, Putra-Mu. Tuhan kami.

U. Amin.

C. KOMUNI

16. LAGU PERSEMBAHAN DAN KOLEKTE

17. BAPA KAMI  (umat berdiri)

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa:

I+U. Bapa kami yang ada di surga……………

18. ANAK DOMBA ALLAH  (umat berdiri) 

19. PERSIAPAN KOMUNI (umat berlutut)   

P.       :Inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, berbahagilah kita yang diundang ke perjamunaNya

U       : Ya Tuhan, saya tidak pantas Tuhan dating kepada saya tetapi bersabdalah saja maka saya akan sembuh.

P        : Tubuh Kristus

U       : Amin

20. KOMUNI 

Yang diperkenankan menyambut Komuni Kudus adalah mereka yang sudah dibaptis  dalam Gereja Katolik, atau yang sudah diterima sebagai anggota Gereja Katolik dan telah menerima Sakramen Komuni Pertama.”

21. DOA SESUDAH KOMUNI

P. Marilah kita berdoa:

P.  Allah Yang Mahapenyayang, hari ini sudah lahir Juru Selamat dunia. Semoga Dia, yang telah menjadikan kami anak-anak Allah, juga memberi kami hidup abadi. Sebab Dialah Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa. U. Amin.

E. RITUS PENUTUP

22. PENGUMUMAN

23. BERKAT

P. Tuhan bersamamu

U. Dan bersama rohmu

P. Semoga Kita semua, dilindungi, dibimbing, dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa:  

Dalam Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U. Amin. 

24. PENGUTUSAN

I. Saudara sekalian, Ibadat Sabda sudah selesai

U. Syukur kepada Allah

I. Marilah pergi! Kita diutus. 

U. Amin.

25. PERARAKAN KELUAR  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAT SABDA HARI MINGU BIASA XXV Tahun C (Minggu, 21 September 2025)

Ibadat Sabda Minggu, 09 November 2025

Ibadat Sabda HARI MINGU BIASA XXVIII, 12 Oktober 2025