Ibadat Sabda Minggu XX, 20 Agustus 2023

 

Minggu, 20 Agustus 2023 – Hari Minggu Biasa XX

 

01. TANDA SALIB DAN SALAM

 P : Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

 U : Amin.

P : Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, cinta kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.

U : Sekarang dan selama-lamanya.

02. PENGANTAR:

Kerendahan hati dan kepercayaan yang ditunjukkan oleh perempuan Kanaan telah menjadi tanda nyata bahwa Allah pun berkenan menyelamatkan setiap orang yang mau beriman kepada-Nya. Karya keselamatan Allah tidak pernah dibatasi oleh sekat-sekat teritori, tetapi sangat ter- gantung pada sikap manusia: apakah mau menerima atau menolaknya?

03. TOBAT DAN PERMOHONAN AMPUN

P : Marilah menyesali dan mengakui bahwa kita telah berdosa, supaya kita siap  mendengarkan Sabda Tuhan, Terang dan Pedoman hidup kita.

U : Saya mengaku kepada Allah yang Mahakuasa, dan kepada saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu, saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P : Semoga Allah yang Mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan mengantar kita ke hidup yang kekal.

U : Amin.

04. MENYANYIKAN LAGU KEMULIAAN

05. DOA PEMBUKA:

Marilah kita berdoa. (hening sejenak) Ya Allah, Engkau menyediakan karunia bagi mereka yang mengasihi-Mu bahkan sebelum mereka minta. Curahkanlah kasih sayang-Mu ke dalam hati kami supaya kami, yang mengasihi Engkau dalam segalanya dan di atas segalanya, diperkenankan menikmati pemenuhan janji-janji-Mu, lebih dari yang kami rindukan. Dengan pengantaraan Yesus Kris- tus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. U Amin.

06. BACAAN PERTAMA:

Bacaan dari Kitab Yesaya 56:1.6-7

“Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.”

Beginilah firman Tuhan: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan. Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada Tuhan untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama Tuhan dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku, mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.

Demikianlah sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah.

07. MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 67:2-3.5.6.8

Ref. Segala bangsa bertepuktanganlah berpekiklah untuk Allah raja semesta.

  1. Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya. Kiranya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.
  2. Kiranya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai, sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil, dan menuntun suku-suku bangsa di atas bumi.
  3. Kiranya bangsa-bangsa bersyukur kepada-Mu, ya Allah, kiranya bangsa-bangsa semuanya bersyukur kepada-Mu. Allah memberkati kita; kiranya segala ujung bumi takwa kepada-Nya.

08. BACAAN KEDUA:

Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma 11:13-15.29-32

“Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.”

Saudara-saudara, aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku, yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka. Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati? Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya. Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka, demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan. Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.

Demikianlah sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah

09. BAIT PENGANTAR INJIL:

U : Alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya.

S : (Mat 4:23) Yesus memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

10. BACAAN INJIL:

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 15:21-28

“Hai Ibu, sungguh besar imanmu!”

Pada suatu hari Yesus menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru: “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.” Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya. Lalu murid-murid-Nya datang dan meminta kepada-Nya: “Suruhlah ia pergi, ia mengikuti kita dengan berteriak-teriak.” Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: “Tuhan, tolonglah aku.” Tetapi Yesus menjawab: “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Kata perempuan itu: “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.” Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: “Hai Ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

Demikianlah Sabda Tuhan.

U. Terpujilah Krisrus.

11. RENUNGAN SINGKAT

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan, Hari ini Yesus menerima permintaan perempuaan Kanaan yang anak perempuannya kerasukan setan. Inisiatif bukan pertama-tama dari Yesus, namun perempuan itu yang mempunyai inisiatif, perjuangan, dan pengorbanan. Meskipun Yesus berkata keras, tetapi perempuan itu tetap teguh dengan keyakinan dan perjuangannya. Wanita itu tidak mudah sakit hati, apalagi putus asa. Maka terbukalah belas kasih Allah kepada perempuan itu dan juga anaknya.

Salah satu pesan yang bisa kita petik dari perikopa ini adalah bahwa Yesus mengajar kita untuk mempunyai sikap terbuka terhadap kemungkinan baru yang membawa kebaikan dan keselamatan. Dia menerima dan membuka diri bagi siapa saja, bahkan perempuan dari Kanaan itu. Menerima perempuan itu bukanlah sesuatu yang lumrah, bisa menjadi skandal bagi orang Yahudi. Tetapi Yesus justru menunjukkan penerimaan itu.

Demikian juga perempuan Kanaan itu pastilah sudah mengerti bahwa tidak mungkin dia berkomunikasi dengan tokoh orang Yahudi. Namun ketidakmungkinan itu menjadi kenyataan karena dia membuka diri atas kasih Allah. Dia tidak peduli dengan apa kata orang, fokusnya hanyalah kepada Yesus.

Rahmat Allah terbuka bagi siapa saja yang mau datang kepada-Nya. Maka marilah kita seperti perempuan Kanaan itu yang tiada putusnya mendekat pada Yesus. Hati-Nya selalu memberikan pengampunan dan kesembuhan. Mari kita persembahkan segala perkara hidup kita hanya kepada-Nya.

12. HENING SEJENAK

13. SYAHADAT

P : Marilah menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada Tuhan dengan mengucapkan Syahadat. Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa…..

14. DOA UMAT:

I : Doa yang lahir dari iman akan membawa keselamatan. Marilah kita berdoa kepada Allah Bapa kita dengan penuh iman dan kerendahan hati.

L : Bagi para pemimpin Gereja-gereja Kristus. Ya Bapa, terangilah para pemimpin Gereja-gereja Kristus, dalam berjuang bersama-sama memahami dan mewujudkan. kebenaran dalam Kristus di tengah-tengah dunia.

U :  Bukalah hati kami untuk semakin memiliki iman yang teguh akan penyertaan-Mu dalam setiap langkah hidup kami.

L : Bagi para bangsa: Ya Bapa, ciptakanlah kembali bangsa manusia menjadi umat-Mu yang rukun bersatu dalam cinta kasih.

U : Semoga kami tidak mudah menyerah dalam memperjuangkan kasih dan kebenaran-Mu bagi semakin banyak orang tanpa membeda bedakan. 

L : Bagi mereka yang belum mengenal Kristus: Ya Bapa, terangilah dan bimbinglah mereka yang belum mengebal Putera-Mu 

U : Semoga mereka menemukan kebahagiaan yang sejati di dalam kasih dan pemberian diri sebagaimana Kristus telah memberikan diri-Nya bagi keselamatan dunia,

L : Bagi kita bersama: Ya Bapa, bangunlah kami menjadi Gereja Kristus di mana Sabda-Nya didengarkan dengan gembira serta dihayati dengan iman. 

U : Ajarilah kami untuk memiliki iman yang hidup dalam menyambut Kerajaan-Mu di tengah dunia. 

I : Allah Bapa kami di surga, iman akan Yesus telah mempersatukan kami. Semoga kerukunan dan kesetiaan kami akan Sabda kebenaran-Mu tidak hanya membuat orang lain kagum, tetapi juga mendorong mereka untuk hidup seturut teladan Yesus Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. U : Amin.

15. DOA PUJIAN

P : Saudara-saudari yang terkasih, Allah begitu baik kepada kita umat-Nya. Dalam kebaikan-Nya itu, Ia datang melayani kita. Maka marilah kita memuji Dia dan berkata: Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

P : Allah maha pengasih dan penyayang, Engkaulah penyelenggara segala hal dalam hidup kami. Dalam kebaikan-Mu yang tak terhingga, Engkau menciptakan kami dan menganugerahi kami kehidupan. Maka kami memuji Engkau:

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

 P : Bapa, amat besarlah cinta-Mu kepada kami. Ketika dalam perjalanan hidup ini kami jatuh, Engkau menyelamatkan kami dengan mengutus Putra-Mu dan Dia mengajarkan kami untuk mencintai. Engkau menyerahkan Dia bagi kami. Maka kami memuji Engkau.

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

P : Dan betapa besar cinta dan kebaikan-Mu bagi kami. Engkau mencurahkan Roh Kudus-Mu untuk menyempurnakan rencana penyelamatan-Mu dalam diri kami. Maka kami memuji Engkau.

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

P : Setiap hari Engkau melimpahi kami dengan karunia dan berkat, sehingga kami dapat menunaikan tugas kami sehari-hari, yakni berbakti bagi-Mu dan melayani sesama lewat karya-karya kami. Maka kami memuji Engkau.

U : Ya Allah yang kekal, Engkau sungguh baik hati.

P : Maka, bersama seluruh umat beriman, dan dalam kesatuan dengan Bapa Suci Paus Fransiskus, Bapa Uskup kami [nama Uskup setempat] dan Pastor Paroki kami [nama pastor paroki setempat], kami melambungkan madah pujian bagi-Mu dengan berseru: [menyanyikan satu lagu bertemakan Puji Syukur)

P : Saudara-saudari, meskipun kita tidak merayakan Ekaristi, pada perayaan ini kita memperoleh kesempatan menyambut Komuni Kudus, maka dalam persatuan dengan saudara-saudari se-paroki yang merayakan Ekaristi, marilah kita menyiapkan hati di hadirat Tuhan. [Hening sejenak]

16. BAPA KAMI Berdiri

P : Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran Ilahi, maka beranilah kita berdoa.

U : Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

Sesudah doa Bapa Kami, dapat juga diadakan Salam damai.

17. SALAM DAMAI DAN KOMUNI

P : Marilah kita saling memberikan salam damai.

Umat memberikan salam damai kepada saudara-saudari yang berada paling dekat. Sesudah Salam Damai, Pemimpin berlutut menghormati Sakramen Mahakudus, lalu menghunjukkan hosti kudus kepada umat, sambil berkata:

P : Inilah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Hosti dan sibori ditunjukkan kepada umat: Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuanNya. Pemimpin dan Umat berdoa bersama-sama.

U : Ya Tuhan saya tidak pantas, Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

Dengan khidmat, Pemimpin menyambut Tubuh Tuhan terlebih dulu. Sesudah itu, ia melayani umat yang menyambut komuni, seraya setiap kali berkata:

P : Tubuh Kristus.

U : Amin.

Penyambutan komuni diiringi dengan nyanyian komuni

18. AMANAT PENGUTUSAN

P : Saudara-saudari terkasih, kita telah mendengarkan bersama tentang perumpamaan dalam Injil tadi. Mari kita berusaha untuk mencari dan menemukan harta kita yaitu Tuhan dan kerajaan-Nya. Semoga seluruh hidup kita dijiwai oleh Sabda Tuhan agar hiduplah Kerajaan-Nya di bumi ini. Mari kita saling mendukung agar Kerajaan Allah itu terwujud di dalam hidup kita, di dalam keluarga, dan di dalam komunitas kita.

19. DOA PENUTUP

P. Marilah kita berdoa: Ya Allah, dengan menyambut sakramen ini kami dipersatukan dengan Kristus. Dengan rendah hati kami mohon kemurahan-Mu supaya di dunia kami menyerupai Dia dan di surga kelak berbahagia bersama Dia, ialah Yesus Kristus, Putra-Mu, yang hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa.

U : Amin

20. MOHON BERKAT TUHAN

P : Sebelum mengakhiri perayaan ini marilah kita menundukkan kepala, memohon berkat Tuhan. [hening sejenak]

P : Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal. [sambil membuat Tanda Salib pada diri sendiri] DALAM NAMA BAPA, DAN PUTRA, DAN ROH KUDUS. U : Amin. P : Perayaan Sabda kita ini sudah selesai.

U : Syukur kepada Allah.

21. PENGUTUSAN

P : Marilah pergi, kita diutus Tuhan untuk mewartakan Sabda-Nya melalui sikap dan tutur kata kita.

U : Amin.

22. LAGU PENUTUP



Komentar

Postingan populer dari blog ini

IBADAT SABDA HARI MINGU BIASA XXV Tahun C (Minggu, 21 September 2025)

Ibadat Sabda Minggu, 09 November 2025

Ibadat Sabda HARI MINGU BIASA XXVIII, 12 Oktober 2025